Jumat, 14 Agustus 2009

Hari Kemerdekaan RI ke-64

Merdeka!!! adalah pekik kemerdekaan yg sudah terlalu sering diteriakkan bahkan bisa menjadi jargon di kalangan para aktivis. Memang, merdeka yang mereka harapkan, merdeka yang mereka inginkan, merdeka yang mereka dambakan tidak sekedar mendapatkan pengakuan kedaulan sebuah Negeri dari Negeri lain. Tidak sekedar terbebas dari penjajah secara fisik, kekerasan tetapi merdeka untuk mendapatkan pendidikan secara layak, bebas berekspresi, mendapatkan penghidupan yang nyaman dan kesejahteraan untuk tinggal di NEgeri yang sudah dinyatakan "Merdeka".

Kamis, 13 Agustus 2009

KESALAHAN MASA LALU

 
Aku Gelisah....
aku resah....
aku menyesal.......
aku menipu diri.........
aku melakukan kesalahan
 
aku sekarang trauma....
andai aku amnesia..........
aku tak akan merasakan penyesalan itu...
aku telah melanggar janjiku....
 
biiarkan aku melangkah lagi ....
tanpa perduli.......
biarkan aku melihat diriku sendiri....
aku tak akan pernah menangisinya
 
karena itu tak berguna
itu adalah kesalahan masa lalu
masa lalu yg terus membekas....
 
maafkan, wahai jiwa...
diamlah dalam kedamaian...
meski kelak semua akan menjadi berita juga.....
 


Minggu, 09 Agustus 2009

Selamat Jalan, wahai jiwa Seniman!


Tidurlah wahai jiwa yang tenang
Jiwa ragamu tlah meninggalkan hiruk pikuk kemunafikan jaman
Tapi mereka tetap menyimpan dalam lembaran memori yg terindah
Demi menjaga kesahajaanmu sepanjang jaman
Untuk memberikan tauladan pada diri mereka sendiri ataupun generasimu

Untukmu, Kawan!


Sarapan pagi……..
Membahana keriuhan warta audio visual
Sepasang mata dan telinga menangkap
Prosesor tercanggih memproses informasi berkeliaran
Mencari kamus memaknai cerita
Menterjemahkan dan akhirnya keluar menjadi analisa
Kerut wajah meresponnya seketika
Tanpa menunggu ruang perut turut menuntut sang pemilik
Tapi otak keburu buntu akan kebutuhannya
Langkahkah kaki menantang sinar mentari yang semakin terik

Jangan Hanya Jadi Penggemar

Kawan, janganlah kau menghina
Jika ternyata kau benar2 msh menyimpan idealisme yg tertinggi
Hargailah perbedaan!
Peresapan angan2 yang membayangi salama ini mencoba kau implemantasikan dalam kehidupanmu,
ataukah bentuk dari pemberontakan diri?
Jika kamu masih memprotes apa yg mereka lakukan,
Itu adalah bentuk penghakiman tanpa kau beritahu apa yg sebaiknya mereka lakukan
Ataukah hanya bentuk dari ungkapan dari kecemburuan yg mendekam dalam jiwamu
Ataukah kau tidak menyetujui adanya perbedaan?

Senin, 04 Mei 2009

Anak Kecil Itu Terlalu Suci Untuk di Korbankan

Dadaku terasa sesak saat temanku mengatakan bahwa anak manis si lesung pipi itu akan dibawa orang tuanya ke Jakarta. Sejenak kepalaku tak bisa berfikir lagi. Kuraih Telpon genggamku dan kutelp dia. Ah, suara ceria itu akankah mengerti akan kondisinya? akankah ia mengerti nasibnya? Ceria suara teriakannya, seperti mengiris iris nurani yang terdalam. Tak tahan, sebutir dua butir air bening menetes dari kedua pipiku.
Dimana keadilan itu? Dimana rasa kemanusiaan itu? Mengapa mulut ini menjadi terdiam dan kedua mata ini hanya mampu menonton pada saat dia membutuhkan uluran tanganku? Oh Tuhan, dia tidak berdosa. Dia masih suci. Tapi dipaksa untuk menghadapi kenyataan pahit yang seharusnya tidak boleh dia rasakan. Dia anak Bangsa seperti anak-anak yang lain yangberhak mendapat kasih sayang yang melimpah. Dia tunas bangsa yang cerdas, tapi harus menempuh jalan penuh kerikil tajam.

Jumat, 01 Mei 2009

Menariknya Workshop Kepala Desa untuk Daerah Jawa Timur

Workshop Kepala Desa untuk Wilayah Jawa Timur!
Kegiatan yang sebentar lagi akan dilaksanakan oleh LSM Yayasan Cakrawala Timur ini sepertinya cukup menarik dan mengundang rasa penasaran. Dari beberapa komentar teman-teman yang sama-sama aktivis seperti aktivis buruh contohnya, mendengar judul kegiatannya saja sepertinya kegiatan ini akan melahirkan rancangan kegiatan kegiatan baru yang menarik. Salah satu materi yang akan dibahas di dalam acara tersebut adalah diskusi mengenai Rancangan Undang-undang Desa. Hmm, seperti apa ya isinya? Sedikit gambaran saja, tentunya undang-undang tersebut ditujukan untuk mengatur tata pemerintahan di tingkat desa. Namun yang menjadi pertanyaan adalah, Aturan seperti apakah yang tertuang di dalamnya? Sudah tahukah mereka para Kepala Desa akan RUU tersebut? Beberapa hari yang lalu salah satu anggota panitia penyelenggara mencoba menghubungi untuk konfirmasi kesediaan salah satu kepala desa perempuan di Kabupaten Kediri untuk hadir dalam acara tersebut ternyata belum mengetahui akan keberadaan RUU tersebut. Apakah memang tidak disosialisasikan, atokah belum oleh pemerintah sendiri? Mengapa?